Kampusgw.com

Menu

Mau Kenalan dengan Agung Webe? Di Sini Tempatnya! Agung Webe: Penulis dan Trainer Papan Atas Indonesia

      Banyak di antara kita yang ingin menjadi seorang penulis profesional. Namun, apakah semua orang sukses menjadi penulis? Tentu saja tidak. Banyak yang hanya menginginkan tapi tak mau “membayar” harga untuknya.

Salah satu penulis sukses di tanah air – khususnya untuk topik pengembangan diri – ialah Agung Wibowo. Pria yang memiliki brand “Agung Webe” ini saban hari merangkai kata yang bisa mendongkrak motivasi dan inspirasi siapa saja.

Perjalanan Agung Webe jika dirunut ke belakang ternyata berliku. Ia harus jatuh bangun mewujudkan mimpinya. Kegagalan telah menjadi “makanan” sehari-hari. Kesalahan telah menjadi pelajaran baginya. Sehingga, merek sebagai penulis dan trainer belakangan menancap kuat dalam dirinya.

Siapa sosok Agung Webe sejatinya gerangan? Bagaimana latar belakangnya? Apa saja jurus jitunya menulis? Dan bagaimana teman-teman Kampusgw.com bisa mengambil hikmah darinya. Simak nukilan wawancara berikut ya.

 

Siapa nama lengkap Bapak?

Nama lengkap saya Agung Wibowo, namun saya lebih suka menggunakan nama Agung Webe agar masyarakat lebih mudah mengingatnya.

 

Apa kesibukan Bapak sehari-hari?

Kesibukan saya sehari-hari adalah menulis, memberikan seminar dan training seputar pemberdayaan potensi diri.

 

Apakah cita-cita Bapak di masa kecil?

Cita-cita saya waktu kecil menjadi ahli Fisika karena melihat bapak saya seorang Dosen MIPA di UGM yang setiap hari berkutat dengan penelitian-penelitan Fisika dan Matematika.

 

Sebenarnya, apa panggilan hidup Bapak?

Saya menyadari bahwa kehidupan saya untuk berbagi. Berbagi pengalaman, berbagi pengetahuan dan berbagi hal-hal yang memberdayakan.

 

Di usia berapa Bapak menemukan panggilan hidup?

Tepatnya di tahun 2002. Usia saya waktu itu 29 tahun.

 

Apakah Bapak pernah “mencicipi” profesi selain Trainer dan Public Speaker sebelumnya?

Saya memulai karir saya sebagai karyawan di sebuah perusahaan penerbangan multinasional Indonesia. Saya mencicipi profesi karyawan sampai berada pada puncak jabatan tertinggi di bidang saya saat itu.

 

Apa suka duka selaku profesional  Trainer?

Sukanya adalah selalu bertemu dengan orang-orang baru yang selalu menjadi guru kehidupan saya di pelosok negeri ini. Dukanya tidak ada, lebih tepatnya mungkin capek atau lelah apabila jadwal terlalu padat.

 

Apa suka duka selaku penulis?

Sukanya sebagai penulis adalah belajar. Ia yang menulis adalah ia yang selalu belajar dan mengikuti perkembangan terbaru berita. Dan dengan tulisan kita dapat berhubungan dengan jutaan orang pembaca tulisan kita yang mungkin tidak pernah kita temui di dunia nyata. Dukanya adalah apabila ada yang tidak menghargai tulisan yang kita tulis dengan susah payah dan berjam-jam. Mungkin karena mereka tidak menulis jadi tidak pernah tahu upaya penulis menuangkan kalimat itu seperti apa.

 

Apa pengalaman paling mengesankan sejauh ini sebagai seorang Trainer?

Paling mengesankan bagi saya adalah memberikan pelatihan di daerah sangat terpencil di mana perjalanan yang ditempuh sangat lama. Pesawat 2 jam, disambung naik perahu 30 menit dan sambung lagi perjalanan darat 8 jam.

 

Apa pengalaman paling mengesankan sejauh ini sebagai seorang penulis?

Paling mengesankan sebagai penulis adalah saya pernah dianggap sebagai agen iluminati di Indonesia yang menyebarkan paham freemansion hanya karena salah satu tokoh di novel Diary Pramugari yang mereka anggap mewakili itu.

 

Kalau boleh tahu, siapa orang yang paling mempengaruhi kehidupan dan karir Anda sejauh ini?

Ayah saya. Ayah saya dosen dan suka menulis. Walaupun tidak sempat membuat buku, namun tulisannya banyak. Dari sanalah saya ingin meneruskan cita-cita ayah saya untuk mengajar dan menulis lebih banyak lagi.

 

Kalau boleh tahu, siapa sosok panutan/teladan Anda? Dan mengapa anda mengagumi sosok tersebut?

Saya sangat mengaguni Ki Ageng Suryomentaram yang dikenal sebagai filosof Jawa dan juga dikenal sampai Eropa. Pemikiran Ki Ageng yang melahirkan konsep kejiwaan yang bernama Kramadangsa sangat unik dan ini yang diadopsi oleh Bandler hingga melahirkan Neuro-linguistic Programming (NLP) di Amerika. Tulisan Ki Ageng yang masih bisa kita nikmati berjudul “Cara Hidup Bahagia”.

 

Apa saja kesibukan Bapak selain di dunia pelatihan? Apakah juga aktif di bidang lain?

Saya bersama teman-teman di Yayasan Soul Journey Indonesia menggerakkan kegiatan Peduli Pendidikan Anak Bangsa, yaitu kegiatan bakti sosial untuk berbagi dalam hal pendidikan. Mendatangi sekolah tertinggal dan memberikan motivasi kepada guru dan murid-muridnya.

 

Dengan melihat usia Bapak sekarang ini, Anda telah mengantongi berbagai prestasi yang membanggakan. Sebenarnya berapa jam rata-rata Anda istirahat (tidur) setiap harinya?

Saya bisa menulis sampai jam 3 atau 4 pagi. Kemudian tidur dan jam 6 bangun kembali. Di sela siang kalau memang ada waktu istirahat walau hanya 1 atau 2 jam saya gunakan istirahat kembali. Atau kalau di perjalanan saya bisa istirahat akan saya gunakan istirahat.

 

Apa kegiatan Anda di waktu luang?

Saya gunakan untuk berkumpul dengan keluarga dan memberikan perhatian kepada anak-anak saya.

 

Kalau boleh tahu, apa sebenarnya passion Bapak?

Passion saya bertemu orang banyak. Jadi bertemu orang banyak ini saya terjemahkan dalam beberapa hal, yaitu training, menulis, dan berbagi dengan yayasan.

 

Di usia berapa Bapak menemukan passion?

Tahun 2002 yaitu usia saya 29 tahun.

 

Anda dikenal Trainer, Penulis dan Coach. Sejak kapan Anda menekuni peran tersebut? 

Setelah saya menyadari passion saya tahun 2002, maka saya mulai menulis setelah 1 tahun menempa diri. Saya mulai menulis tahun 2003 dan menerbitkan buku pertama tahun 2005. Setelah beberapa buku terbit, maka di tahun 2007 saya memulai Training saya yang pertama. Lalu setelah saya merasakan apa yang saya lalui sudah layak sebagai sesuatu yang dilatihkan, maka saya  mulai menjadi Coach dari tahun 2012.

 

Menurut Bapak, seorang Trainer yang baik itu seperti apa?

Trainer yang baik itu adalah seorang yang sudah mengalami apa yang berikannya, karena ia harus membawa transformasi dan bukan hanya sekedar knowledge transfer. Trainer ini membawa perubahan dan perubahan hanya bisa dicontohkan, bukan diperintahkan.

 

Menurut Bapak, seorang Penulis yang baik itu seperti apa?

Penulis yang baik adalah yang tidak menipu dirinya sendiri. Artinya bahwa tulisannya walaupun ikut selera pasar namun tetap membawa idealisme. Tidak sekedar mencari uang hanya dari mengikuti selera pasar. Tulislah apa yang kamu alami dan alamilah apa yang kamu tulis.

 

Menurut Bapak, bagaimana tren industri  training di tanah air?

Tren industri pelatihan di tanah air tetap dibutuhkan karena setiap perusahaan mewajibkan sumber dayanya untuk meningkatkan kemampuan baik soft skill maupun hard skill. Jadi tren training yang akan tetap bertahan adalah training perusahaan yang melibatkan kemampuan karyawan di bidangnya.

 

Apa karakter yang harus dimiliki oleh seorang Trainer menurut Bapak?

Karakter Trainer yang harus dimiliki adalah adaptif. Dia harus bisa beradaptasi dengan lingkungan dan peserta training-nya sehingga apa yang dia bawakan akan masuk kepada semua peserta.

 

Apa karakter yang harus dimiliki oleh seorang Penulis menurut Bapak?

Karakter penulis kalau saya menyebutnya adalah asyik. Mengapa asyik? Karena apabila ia memiliki karakter asyik (mudah bergaul, menerima pendapat, suka ngobrol, fun) maka ia akan indah merangkai kata-katanya.

 

Apa arti kesuksesan bagi Bapak?

Sukses bagi saya apabila saya dapat membuat sukses orang lain.

 

Apa arti kebahagiaan bagi Bapak?

Bahagia bagi saya adalah apabila saya dapat menikmati setiap momen setiap hari-hari saya dengan tujuan hidup dan passion saya.

 

Anda dikenal juga sebagai penulis buku. Kalau boleh teman-teman Kampusgw.com tahu, buku apa saja yang pernah Anda tulis?

Saya sudah menulis buku berikut:

  1. Melampaui tenaga dalam untuk hidup berkesadaran
  2. Belajar Mandiri – rahasia mencapai kemandirian dan kesejatian hidup
  3. Diary Pramugari (novel psikologi pemberdayaan diri)
  4. Kisah seorang pelacur (novel psikologi pemberdayaan diri)
  5. Javanese Wisdom – berpikir dan berjiwa besar
  6. Recollection – menata kembali program pikiran untuk hidup yang lebih baik.
  7. 7 Langkah sederhana untuk mengubah hidup menjadi lebih bermakna
  8. Smart Teaching, 5 metode efektif lejitkan prestasi anak didik
  9. GENIUS – motivasi untuk memunculkan genius dalam diri
  10. MIND OPENER – membuka pikiran mewujudkan keajaiban dalam hidup
  11. SOULMATE (novel piskkologi pemberdayaan diri)
  12. WISDOM – afirmasi 100 hari
  13. CRACK – neohypnosis
  14. INNER PEACE
  15. MENJADI KARYAWAN SUKSES
  16. SUCCESSFUL PERSONALITY
  17. WIZARD
  18. CARA DAHSYAT BERDAMAI DENGAN PIKIRANMU
  19. SOUL JOURNEY
  20. MENJADI KARYAWAN SUKSES
  21. TEMUKAN ALASAN SUKSESMU
  22. TRANSFORMASI 21 HARI
  23. SADHANA
  24. 60 Hari Self Talk & Afirmasi
  25. OASE

 

Apa motivasi Anda menulis buku? 

Satu peluru hanya dapat menembus satu kepala. Satu buku dapat menembus jutaan kepala. Dengan menulis buku saya dapat berbagi dengan lebih banyak orang daripada jumlah peserta training saya.

 

Kapan waktu yang paling sering Anda pilih untuk menulis? Dan seberapa sering Anda menulis setiap harinya (berapa jam)?

Waktu paling sering dari jam 22.00 s/d 03.00 WIB. Namun setiap kesempatan seperti menunggu pesawat, di kendaraan, di pesawat, di kafe, saya juga menulis. Kalau dirata-rata, berapa jam saya menulis, mungkin bisa 10 jam sehari.

 

Apa pesan-pesan Bapak bagi para generasi muda yang ingin menjadi Penulis?

Untuk menjadi penulis, jangan pernah takut untuk menulis. “Writing is your inner Growing” – Menulis adalah perkembangan diri kita. Perkembangan teknologi sudah makin maju dan menjadi penulis juga dapat meraup uang banyak.

 

Apa pesan-pesan Bapak bagi para generasi muda yang ingin menjadi Trainer?

Trainer yang baik adalah ia yang selalu belajar dari trainer sebelumnya karena pengalaman tidak akan bisa dibeli. Dengarkanlah pengalaman dari trainer senior sehingga kita dapat belajar menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Categories:   Sosok

Comments