Kampusgw.com

Menu

 

Lulus Kuliah Tapi Galau Mau Ngapain? Ini Obatnya! Jurus Menghadapi Fresh Graduate Syndrome

Perkuliahan merupakan salah satu fase paling menyenangkan dalam kehidupan seseorang. Di masa ini, setiap individu berkesempatan menjelajahi segala kemungkinan. Tanpa batasan berarti. Nirhalangan.

Kendati demikian, masa kuliah juga merupakan masa yang paling menentukan. Pasalnya, apa yang dilakukan oleh mahasiswa mempengaruhi karir kelak ketika di dunia nyata.
Fresh graduate merupakan julukan untuk mereka yang baru menyelesaikan studi. Orang-orang yang berada di kategori ini bisa melakukan apapun sesuai dengan jalan hidup yang dikehendaki. Singkat kata, mereka dalam masa transisi nan menantang.
Nah, melalui masa transisi tidaklah mudah. Karena ketidakpastian, perubahan, dan berderet kejutan menjadi tak terelakkan. Itu mengapa menjadi diri sendiri ialah jurus terampuh untuk sukses melalui fresh graduate syndrome.
Apa itu fresh graduate syndrome? Sejatinya tidak ada definisi baku untuk menjelaskannya. Namun, bisa diartikan sebagai sebuah gejala ketika para lulusan perguruan tinggi tidak berdaya mengambil keputusan. Hal itu ditunjukkan dengan kebimbangan, keresahan, kebingungan atau kegalauan.
Lantas, apa yang harus dilakukan jika mengidap fresh graduate syndrome? Ada beberapa jurus sih.  Berikut jurus paling efektif menghadapi fresh graduate syndrome ala Kampusgw.com.
Kenali Diri Sendiri
Mungkin ini terdengar klise. Namun toh memang harus dilakukan. Bagaimana mungkin kamu bisa mendapatkan pertolongan dari orang lain jika tidak kenal dengan diri sendiri? Dus, tanyakan kepada diri sendiri beberapa hal seperti ini:
1. Siapa saya?
2. Apa kekuatan dan kelebihan saya?
3. Apa kelemahan dan kekurangan saya?
4. Apa saja bakat yang saya miliki?
5. Apa potensi dan minat yang saya miliki?
6. Apa yang benar-benar saya cari dalam hidup?
7. Apa yang sesungguhnya saya inginkan?
8. Apa yang sungguh-sungguh saya gelisahkan setiap saat?
9. Apa yang ingin saya perjuangkan?
Banyak Bergaul
Sebagai fresh graduate, bersikaplah terbuka. Bergaul dengan orang-orang baru maupun lama penting untuk dilakukan. Pasalnya, kamu tidak hanya bisa lebih cepat menambah wawasan. Namun juga bisa memperkaya perspektif dalam karir dan kehidupan. Bukan tidak mungkin kamu bisa mendapatkan peluang emas dari situ.
Banyak Riset
Riset di sini tidak harus yang berat. Kamu bisa memulainya dengan membaca. Menjelajahi dunia maya. Menonton televisi. Mendengarkan radio. Intinya, kamu harus mencari tahu pekerjaan idaman seperti apa yang diinginkan. Pelajari serinci mungkin. Gali lebih jauh suka dukanya, tantangan dan peluangnya. Kalau bisa, temuilah orang-orang di bidang yang kamu ingin dalami untuk mendapatkan nasehat. Tidak menutup kemungkinan kamu bisa mendapatkan mentor dari proses ini. Menyenangkan bukan? Sederhana tapi multimanfaat.
Cari Mentor
Mentor ialah orang yang lebih dulu menjalani apa yang kamu hadapi. Mereka tidak harus lebih tua dari sisi usia. Yang pasti, mereka lebih berpengalaman dalam hal tertentu. Ketika baru lulus kuliah, carilah mentor di bidang yang ingin kamu geluti. Cari orang yang kamu kagumi. Ajak mereka untuk bertemu, bertukar pikira, hingga meminta nasehat.
Kontemplasi
Di dunia yang penuh persaingan ini, sebagian besar orang memang ingin lebih cepat dalam meraih kekayaan, ketenaran, atau kekuasaan. Seringkali mengorbankan aspek kesehatan, spiritual, atau keseimbangan hidup. Nah, sebelum kamu bertempur dalam “laga” bernama dunia bisnis dan bekerja, ada baiknya kamu berhenti sejenak. Renungkanlah hidupmu. Cari tahu apa yang ingin kamu lakukan. Berkomunikasilah dengan diri sendiri. Juga dengan Tuhanmu.
Nah, empat di atas kiranya bisa berguna untuk teman-teman yang baru menyelesaikan kuliahnya. Jangan lupa untuk share ke orang-orang terdekat yang sekiranya membutuhkan ya.
Sumber gambar: tinybuddha.com

Categories:   Tips

Comments

error: Content is protected !!